Cara Menulis Artikel Seo Friendly dengan Mudah

gretpir By gretpir
8 Min Read

dalam petualangan menulis yang memikat! Dalam panduan “Cara Menulis Artikel SEO Friendly,” kita akan menyusuri jejak menuju keberhasilan dalam dunia digital. Serta, membuka pintu rahasia untuk menciptakan konten yang tidak hanya ramah mesin pencari, tetapi juga menggoda pembaca. Mari kita bersama-sama mengungkap teknik dan strategi untuk menciptakan tulisan yang mampu bersinar di dunia maya!

Artikel adalah salah satu jenis konten yang
diperlukan jika Anda memiliki suatu web atau blog. Baik untuk website bisnis,
portfolio, atau galeri foto sekalipun, artikel bisa Anda gunakan untuk membawa
web-mu naik peringkat di mesin pencari seperti Google. Oleh karena itu, Anda
perlu mempelajari bagaimana cara menulis artikel SEO friendly di blog
dan website-mu.

- Advertisement -

Mulai dari riset kata kunci sampai promosi
dan update artikel, berikut ini adalah 8 cara menulis artikel SEO
friendly untuk blog dan web yang bisa langsung Anda terapkan. Penasaran? Simak
pembahasannya berikut ini.

Cara Menulis Artikel Seo
Friendly dengan Mudah

Cara Membuat Artikel SEO Friendly Sebelum mengetahui cara menulis artikel SEO
friendly, Anda harus menyadari bahwa Google akan selalu berevolusi dan
mengembangkan algoritmanya ketika memberikan evaluasi untuk konten yang muncul
di halaman pencarian mereka atau Google Search Engine Result Page (Serp).

Artikel SEO friendly adalah artikel yang
bermanfaat bagi pembaca sekaligus ‘Disukai’ oleh Google. Maka dari itu, tugasmu
sebagai penulis adalah untuk mengembangkan tulisanmu agar bermanfaat bagi
pembaca dan dapat beroleh peringkat cukup tinggi di halaman hasil pencarian
Google.

Algoritma Google akan terus berkembang,
maka Anda wajib up-to-date dengan pertumbuhan cara menulis artikel SEO
friendly. Oleh karena itu, Kamu bisa simak beberapa poin penting berikut yang
menjadi landasan utama bagaimana menulis artikel yang SEO friendly, bermanfaat
bagi pembaca, dan ‘Disukai’ oleh Google.

1. Cari kata kunci (Keyword) yang Relevan

Riset kata kunci atau keyword research
adalah cara pertama yang wajib Anda lakukan untuk menulis artikel Seo. Carilah
kata kunci yang relevan dengan tema web site-mu dan mungkin sering dicari oleh
audiens yang Anda tuju. Anda bisa mencari inspirasi menggunakan tools gratis
seperti Google Trends.

- Advertisement -

Kemudian, pastikan seberapa banyak jumlah
pencarian keyword tersebut dengan mengecek volume pencarian menggunakan tools
seperti Semrush. Tidak hanya untuk bisa memahami seberapa banyak volume
pencarian, cara ini tentunya juga bisa membuat artikel Anda lebih SEO friendly.

2. Pahami Search engine (Tujuan Pencarian) Pembaca

Google akan memberi tambahan evaluasi lebih
baik pada artikel yang bersamaan dengan prinsip mereka, yaitu dapat beri
tambahan jawaban bagi pengguna. Pengguna yang dimaksud adalah mereka yang mengetik
kata kunci di kolom pencarian (Search bar) Google. Inilah yang disebut dengan
search intent atau tujuan pencarian reader.

Sebelum menulis artikel Seo, Anda wajib
menentukan terlebih dulu pertanyaan apa yang bisa dijawab oleh artikel Anda.
Jika menurut para pembaca artikel dapat menjawab pertanyaan mereka, maka
Google akan mempertimbangkan artikel mu untuk menjadikan rekomendasi bagi pengguna
lain di hasil pencarian.

- Advertisement -

3. Tentukan Judul yang Menarik

Untuk menulis artikel Seo, Anda juga harus
pintar merangkai kata-kata yang menarik minat baca pengguna. Anda mempunyai
kesempatan sepersekian detik untuk meyakinkan pembaca agar mereka mau membaca
artikel, yaitu lewat judul. Oleh karena itu, tentukan judul menarik yang
dapat mewakili isi artikel agar para pembaca merasa perlu sadar informasi apa
yang ada di artikelmu.

Meski tak ada batasan jumlah huruf atau
kata untuk pembuatan judul di CMS WordPress, tetapi sebaiknya jangan buat judul
yang bertele-tele, jangan hingga judul tidak disesuaikan dengan isi artikel,
dan pastinya harus mudah dipahami dan juga menarik.

4. Buat Struktur Artikel

Ketika membuat suatu artikel, terlebih
untuk artikel yang SEO friendly, Anda wajib mempunyai struktur yang memahami
agar tidak menyimpang dari topik utama. Tak sekedar menjadi patokan agar
pembahasan Anda tidak menyimpang, struktur artikel juga bisa mempermudah Anda
saat menjelaskan isi artikel.

Cara mudahnya, posisikan dirimu sebagai
pembaca, lalu perkirakan jawaban apa yang ingin Anda dapatkan dari artikel
tersebut. Jika masih sulit, Anda bisa mempertimbangkan untuk menjawab
pertanyaan dasar 5w+1h (Apa, Siapa, Kapan, Di mana, Kenapa, dan Bagaimana).

5. Gunakan Heading dan Subheading

Heading dan subheading sama seperti
subtopik dari suatu artikel. Pemakaian heading dan subheading dapat membantumu
memaksimalkan struktur artikel. Dikarenakan, heading akan menjadi elemen yang
membagi artikel menjadi beberapa subtopik utama.

Ketika menentukan heading, memperhatikan
kembali search intent yang Anda tuju. Jika artikelmu dibuat di dalam bentuk
listicle (List article) seperti mengulas “10 Hotel Staycation Terbaik di
Jakarta” atau “15 Ide Menu Kentang Goreng”, maka sebaiknya tempatkan heading 2
(H2) setelah H1 atau judul.

Tapi, artikel yang membahas suatu topik
secara mendalam seperti “Pedoman Lengkap Menginstal Adobe” atau “Tutorial
Membuat Banana Bread” biasanya memerlukan pemanfaatan heading dengan cara
berbeda. Anda bisa saja menggunakan heading di level H2 sampai H4. Tetapi yang
tentu, jangan hingga Anda melompati level heading, ya.

6. Maksimalkan Meta Title

Berdeda dengan judul atau H1, meta title
nantinya akan tampil di mesin pencari. Judul inilah yang akan ‘Dibaca’ oleh
Google sebagai evaluasi untuk menentukan peringkat di mesin pencari. Syaratnya,
gunakan 50-60 pembawaan huruf agar saat artikelmu muncul di hasil pencarian,
judulnya tidak akan terpotong.

Tak hanya itu Anda juga wajib membuat judul
yang dapat memancing ketertarikan pembaca. Caranya, tunjuk mereka secara
spesifik. Misalnya, “5 Tips Membakar Kalori untuk kamu yang sering mageran”
akan lebih menarik dibanding dengan “5 tips Membakar Kalori”.

7. Optimasi Meta Description

Meta description seringkali dijadikan evaluasi
juga oleh Google. Maka buatlah meta description yang mempunyai kandungan
keyword dan dapat memancing pembaca untuk mengklik. Misalnya Anda bisa
menyertakan call to action (Cta) atau kalimat pertanyaan untuk memancing rasa
penasaran. Tidak hanya itu, pastikan meta description yang Anda buat juga dapat
mewakili isi artikelmu. Kemudian, agar artikel Anda SEO friendly, jangan
membuat meta description yang benar-benar panjang, cukup 120-150 ciri-ciri.

8. Optimasi Gambar

Tak hanya meta description, Anda juga perlu
mengoptimasi gambar sebagai salah satu cara membuat artikel yang SEO friendly.
Optimasi gambar bertujuan untuk mempersingkat loading time di web site. Oleh
karena itu, web dengan load time yang lelet bisa mendapatkan evaluasi yang
buruk dari Google sampai dapat turunkan peringkat situs-mu.

Oleh karena itu, Anda perlu perhatikan
ukuran gambar yang digunakan di artikelmu. Anda bisa memperkecil ukuran gambar
lewat web homogen Tinyjpg atau Tinypng. Tak hanya itu, Anda juga wajib beri
tambahan alternative text untuk mendeskripsikan gambar agar Google menyadari
gambar apa yang ada di artikelmu.

Demikianlah, beberapa ulasan yang membahas
tentang cara menulis artikel seo, dengan 8 ulasan diatas Kamu bisa
melakukanya dengan berpedoman kepada cara diatas, semoga dengan artikel di atas
semoga bermanfaat dan bisa dijadikan bahan refrensi dalam penulisan artikel seo
sekian dari saya terima kasih.

Share This Article